Kegiatan Pembiasaan Halaqoh Tahfidz dan Sholat Duha

29/11/2024 | Artikel

Kegiatan Pembiasaan Rutin Halaqoh Tahfidz dan Sholat Duha SMP Mudabangga

Kegiatan Sholat Duha dan Halaqah Tahfidz  di SMP Mudabangga Bobotsari adalah program pembiasaan yang dijalankan setiap pagi sebagai bagian dari pembentukan karakter religius siswa. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.15 hingga 09.15 WIB dan wajib diikuti oleh seluruh siswa, baik yang mengikuti program MBS (Muhammadiyah Boarding School) maupun FDS (Full Day School). Program ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum nasional dengan kurikulum Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), yang menjadi ciri khas sekolah Muhammadiyah.

Pada kegiatan ini, siswa terlebih dahulu melaksanakan Sholat Duha berjamaah. Sholat Duha adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagai sarana memohon rezeki dan mendapatkan keberkahan dalam setiap aktivitas harian siswa. Dengan rutin melaksanakan sholat Duha, diharapkan siswa dapat membangun kebiasaan baik dalam menjalankan ibadah dan menumbuhkan kedisiplinan spiritual yang akan berpengaruh positif dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Setelah sholat Duha, siswa mengikuti kegiatan Halaqah yang mencakup Murojaah atau pengulangan hafalan Al-Qur'an. Pada sesi Murojaah ini, siswa diberikan kesempatan untuk memperkuat hafalan mereka di bawah bimbingan guru yang terampil. Kegiatan ini juga mencakup evaluasi dan motivasi bagi siswa yang sedang menjalani program Tahfidz, sehingga mereka dapat termotivasi untuk terus menambah dan memperbaiki hafalan Al-Qur'an mereka.

Di samping itu, siswa diajak untuk melakukan Tadabbur Al-Qur'an, yaitu menghayati dan memahami makna dari ayat-ayat yang mereka hafal, sehingga tidak hanya menghafal secara lisan, tetapi juga memahami kandungan nilai-nilai Qur’ani yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya program Sholat Duha dan Halaqah Pagi ini, SMP Mudabangga Bobotsari berupaya untuk mewujudkan visi sekolah dalam mencetak kader-kader pemimpin umat yang berkarakter Qur’ani, berilmu pengetahuan luas, dan berakhlak mulia. Program ini tidak hanya membentuk kebiasaan ibadah yang baik, tetapi juga membekali siswa dengan nilai-nilai keagamaan dan moralitas yang tinggi sebagai bekal mereka dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

KangObet
MudabanggaNews